Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Selamat datang di website Konsulat RI Songkhla     |       

Profil Negara dan Kerjasama

Thailand

KERJASAMA BILATERAL
  1. BIDANG EKONOMI
  2. Salah satu latar belakang pembukaan Konsulat Republik Indonesia di Songkhla sendiri tidak terlepas dari adanya kerjasama segitiga sub regional “Indonesia Malaysia Thailand – Growth Triangle” (IMT-GT), yang dibentuk pada tahun 1993 di Indonesia. Tujuan kerja sama IMT-GT tersebut antara lain adalah untuk mempercepat proses pembangunan di kawasan IMT-GT yang saat ini telah mencakup seluruh propinsi di Sumatera, 14 Propinsi di Thailand Selatan dan Negara-negara bagian di Semenanjung Malaysia.

    Prospek Kerjasama Ekonomi Sumatera Dan Kawasan Thailand Selatan (KTS)

    1. Kerjasama ekonomi KTS dengan Pulau Sumatera (Aceh, Sumut, Sumbar, Jambi, Susel, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung dan Riau) memiliki prospek yang cerah. Minat swasta KTS terutama tertuju pada sektor-sektor perdagangan, pariwisata dan investasi. Berkenaan dengan sektor perdagangan terdapat kebutuhan besar terhadap komoditi kayu gelondongan dan kayu proses, “Para Rubber”, kelapa, pinang, perikanan, garment (batik dan busana Muslim), rempah (spices), minyak sawit dan batu bara. Menyangkut sektor pariwisata, Industri dan Otoritas Pariwisata propinsi Songkhla, Phuket, Krabi, Surathani dan Nakhorn Si Thammarat mengharapkan adanya kerjasama paket wisata dengan Aceh, Sabang, Sumut, Sumbar, Sumsel, Bengkulu dan Riau. Berkaitan dengan sektor investasi, investor KTS berminat mengadakan kerjasama dalam komoditi pertambangan (batubara), perikanan dan industri pariwisata.
    2. Posisi Kawasan Thailand Selatan sangat strategis, karena berfungsi sebagai “intermediate port” untuk penyaluran komoditi Indonesia ke negara-negara terdekat lainnya seperti Myanmar, India, Laos, Kamboja, Vietnam dan China tanpa melalui Singapura.
    3. Peningkatan kerjasama KTS dan Sumatera bergantung pada berbagai hal seperti: hubungan baik antar Pemda dan swasta kedua belah pihak; adanya jalur transportasi langsung – baik melalui laut dan udara, serta kemudahan-kemudahan pengurusan kepabeanan dalam memperlancar arus keluar-masuk barang di pelabuhan dan bandara. Saat ini telah ada jalur penerbangan langsung Medan-Phuket dan Jakarta-Phuket. Diharapkan pembukaan rute ini dapat meningkatkan volume perdagangan dan arus wisman ke Indonesia.


    Kerjasama Bilateral

    Kerjasama Pariwisata

    Propinsi-propinsi di Kawasan Thailand Selatan (KTS) merupakan daerah tujuan utama wisata di Thailand. Beberapa propinsi seperti Phuket, Krabi, Trang, Surat Thani, Songkhla dan Nakon Si Thammarat merupakan tujuan wisata para turis dari berbagai negara.

    Kerjasama sektor pariwisata dapat dilakukan guna menjaring calon-calon wisatawan potensial yang berasal dari berbagai negara Eropa untuk melanjutkan perjalanan ke Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan paket-paket wisata yang memberikan pilihan kepada calon wisatawan untuk dapat memilih berbagai daerah tujuan wisata di Indonesia.

    Dalam kaitan ini, KRI Songkhla telah melakukan berbagai kegiatan antara lain, pertemuan dengan stakeholders sektor pariwisata di Thailand, memfasilitasi kunjungan tours operators dari Indonesia ke Thailand Selatan, menjalin hubungan baik dengan Tourism Authority of Thailand (TAT) di propinsi-propinsi Thailand Selatan, menjalin hubungan baik dengan asosiasi-asosiasi pengusaha pariwisata, perhotelan, agen perjalanan dan tour operators.

    Kerjasama Teknis

    Salah satu fungsi KRI Songkhla adalah memfasilitasi berbagai bentuk kerjasama teknis antar departemen di kedua negara. Beberapa bentuk kerjasama teknis, yaitu:

    • Program Pelatihan Hortikultura di Rajamangala University of Teachnology Srivijaya, Nakhon Si Thammarat Sai Yai Campus ( 2007 - 2008)
    • Program Pelatihan Peningkatan Produksi Padi bagi Petani Indonesia di Pusat Pelatihan Padi di Phatthalung (2004 -2007)
    • Program Pelatihan Perikanan dan Penataan Lingkungan Laut di Songkhla 2009
    • Program IMT-GT Under Water Welding Course, Songkhla 2009


    Beberapa instansi di Thailand Selatan telah bersedia untuk mengadakan pelatihan padi bagi petani Indonesia. Program serupa pernah dilakukan pada tahun 2005 dan 2006, yang diikuti oleh petani dari Pulau Sumatera.

    Kerjasama Sister City dan Provinces

    Propinsi Songkhla telah menjalin kerjasama Sister-Provinces dengan Propinsi Sumatera Utara dengan menadatangani MoU pada 9 Juni 1999.

    Kota Songkhla telah menandatangani Letter of Intent untuk membentuk Sister Cities dengan Kota Sibolga propinsi Sumaera Utara pada 9 Juni 1999.

    Kota Songkhla telah menandatangani Letter of Intent untuk membentuk Sister Cities dengan Kota Sabang, NAD pada 20 Mei 2003.

    Propinsi Songkhla telah menandatangani Letter of Intent untuk membentuk Sister Provinces dengan Propinsi Aceh pada tahun 2009.

  3. BIDANG PENSOSBUD


  4. Fungsi Pensosbud di KRI Songkhla merupakan pelaksana operasional di bidang Penerangan dan Sosial Budaya, seperti juga melaksanakan usaha-usaha peningkatan hubungan penerangan, kebudayaan, pariwisata dan pendidikan. Aktivitas lainnya adalah kegiatan yang bersifat monitoring dan pelaporan perkembangan aktifitas sosial politik dan keamanan di 14 Propinsi wilayah kerja KRI Songkhla.

    Salah satu tugas Pensosbud KRI Songkhla dalam upaya meningkatkan hubungan kerjasama bilateral dalam bidang penerangan adalah juga memfasilitasi rombongan jurnalis dan wartawan dari Indonesia yang akan meliput berita di Thailand, khususnya mengenai Thailand Selatan.

    Kerjasama Bidang Pendidikan

    Penandatangan MoU antar Universitas
    1. Walailak University, Nakhon Si Thammarat - Universitas Gadjah Mada, tahun 2002.
      Kerja sama tersebut meliputi; pertukaran mahasiswa, dosen dari Universitas Malang dan UGM untuk mengajar. Mulai bulan Maret 2006, jurusan Indonesian Studies, School of Liberal Arts, Walailak University telah mengadakan program “In Country” dengan mengirim mahasiswanya ke Universitas Gajah Mada.
    2. Universitas Negeri Malang (UM) dan Walailak Universiy, Nakhon Si Thammarat, pada 28 Juli 2005.
      Mulai tahun 2009, School of Liberal Arts, Universitas Walailak juga akan mengadakan program ’In Country” untuk tahun ajaran 2010. Selain itu, Universitas Negeri Malang akan membantu Walailak University dalam upaya penyusunan dan penerbitan kamus Indonesia-Thailand dengan mengirim 3 orang dosen dari Fakultas Sastra atas biaya Walailak University.
    3. Prince of Songkhla University Hatyai, merupakan universitas terbesar di Thailand Selatan. Universitas tersebut telah menjalin kerjasama dengan banykan universitas di Indonesia, antara lain :
      • Universitas Brawijaya, Malang, tahun 2007.
      • Institut Teknologi Bandung(ITB),
      • Universitas Negeri Riau (Unri),
      • Universitas Sriwijaya Palembang,
      • UIN Suska Riau,
      • Universitas Sumatera Utara,
      • Universitas Syah kuala, Aceh,
      • Universitas Indonesia
    4. College of Islamic Study PSU Pattani -  UIN Suska Riau dan UIN Hidayatullah Jakarta, tahun 2008
      Mulai tahun 2009, CIS PSU Pattani sudah mengirimkan mahasiswanya untuk meneruskan program S1 nya di UIN Suska Riau dan UIN Hidayatullah Jakarta selama 2 semester.
    5. Rajamangala University of Technology Srivijaya Kampus Songkhla - Nakhon Si Thammarat Universitas Bengkulu di Songkhla, tahun 2006.
      Setiap tahunnya, Universitas Bengkulu mengirimkan mahasiswanya untuk menyelesaikan program S1 nya di Rajamangala University of Technology Srivijaya Kampus Songkhla.


    Beasiswa

    Setiap tahun Fungsi Pensosbud meneruskan penawaran beasiswa dari Pemerintah Indonesia kepada universitas dan sekolah di Thailand Selatan. Beasiswa tersebut antara lain beasiswa Program Darmasiswa, Program Master atau KNB (S2) cq. Depdiknas, Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) cq. Deplu dan Beasiswa Pendidikan Agama cq. Depag RI. Adapun data perserta beasiswa tersebut dari Thailand Selatan adalah sebagai berikut :

    Data Umum penerima beasiswa Pemerintah Indonesia :


    Tahun

    Darmasiswa

    KNB

    BSBI

    Beasiswa Depag RI

     

    Yang daftar

    Yang diterima

    Yang daftar

    Yang diterima

    Yang daftar

    Yang diterima

    Yang daftar

    Yang diterima

    2002

    10

    5

    -

    -

    -

    -

    -

    -

    2003

    12

    3

    8

    6

    -

    -

    -

    -

    2004

    16

    8

    3

    2

    7

    1

    -

    -

    2005

    16

    5

    8

    -

    3

    3

    -

    -

    2006

    10

    4

    10

    6

    7

    2

    -

    -

    2007

    12

    12

    8

    2

    5

    1

    2

    2

    2008

    44

    32

    23

    10

    5

    2

    10

    10

    2009

    62

    12

    38

    22

    2

    1

    -

    -



    Kerjasama Bidang Sosial dan Budaya

    Penandatanganan MoU antar Universitas

    Pada tanggal 16 Juli 2005 telah ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Institut Seni Indonesia (ISI), Denpasar, Bali dan Songkhla Rajabhat Universiy.

    Pasca MoU, kedua institusi saling mengundang baik untuk acara kebudayaan maupun seminar. Tim kesenian Songkhla Rajabhat kerap diundang untuk berpartisipasi dalam Pesta Kesenian Bali ke 30. Tahun ini, ISI Denpasar diundang untuk berpartisipasi dalam festival kebudayaan Songkhla Rajabhat University bulan Agustus 2009.

    Kursus budaya oleh KRI Songkhla

    KRI Songkhla telah menyelenggarakan pelatihan gamelan di KRI Songkhla dengan tujuan untuk mempromosikan seni dan budaya Indonesia kepada kalangan masyarakat setempat. Beberapa lembaga pendidikan yang pernah mengikuti program tersebut antara lain Thaksin University, Songkhla Rajabhat University dan Mahavajiravud Songkhla School. Direncanakan, KRI akan kembali mengadakan kursus serupa.

    KRI Songkhla juga kerap memenuhi undangan untuk berpartisipasi dalam acara-acara kebudayaan yang diadakan oleh Pemerintah Daerah atau universitas-universitas. Jika kebetulan tidak ada rombongan kesenian yang datang dari Indonesia, maka KRI mengirimkan staf local yang juga penari dan beberapa orang siswa Fakultas Seni Rupa Universitas Thaksin yang belajar tari Indonesia.

    Indonesian Corner

    KRI Songkhla mengembangkan Indonesian Corner di beberapa universitas di Thailand Selatan untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia. Saat ini, KRI Songkhla memiliki satu Indonesian Corner yang sudah resmi dibuka, yaitu di Rajabhat Nakhon Si Thammarat University. Beberapa tempat sedang dalam penjajakkan, yaitu di the Gallayani Vadhana Instutute of cultural, PSU Pattani dan Hatyai University.


Gedung KRI Songkhla

Wonderful Indonesia


Darmasiswa


Beasiswa KNB


APEC 2013

ASEAN Selayang PandangPiagam ASEANIMT-GTPernyataan Pers Tahunan Menlu 2012
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan