Mewakili spontanitas masyarakat Lebanon yang telah mengumpulkan dana untuk korban gempa di Padang - Sumatera Barat, Duta Besar RI untuk Lebanon, Bagas Hapsoro menyampaikan sejumlah USD 49.700 (Empat Puluh Sembilan Ribu Tujuh Ratus Dolar AS). Jumlah ini kemungkinan akan bertambah, karena beberapa donatur masih menjanjikan dan belum terealisasi sampai saat penyerahan bantuan ini dilaksanakan.
Bantuan diterima secara simbolis oleh Walikota Padang, Fauzi Bahar dan disaksikan oleh perwakilan KBRI Beirut dan segenap unsur pejabat dan anggota DPRD Kota Padang. Bantuan tersebut akan dipergunakan untuk membangun Sekolah Dasar no. 38 di Kampung Baru, kecamatan Lubuk Begalung Padang.
Saat ini kondisi sekolah dasar tersebut mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi yang terjadi di Padang pada Oktober 2009 lalu. Meskipun terkesan baru dicat warna, kondisi bangunan sekolah yang terdiri dari dua lantai terlihat miring dan sewaktu-waktu dapat roboh. Para siswa sampai saat ini masih belajar di bawah kelas darurat di luar gedung sekolah, yang siang hari terasa panas dan mengganggu kenyamanan murid belajar.
Pengalokasian dana bantuan masyarakat Lebanon untuk pembangunan gedung sekolah merupakan inisiatif Pemerintah Kota Padang dan menjawab permintaan masyarakat Lebanon yang sangat mengkhawatirkan masa depan pendidikan anak-anak korban gempa.
Melalui suratnya kepada walikota Padang yang dibacakan oleh Dubes RI, Miss Lebanon 2009, Martine Andraos atas nama masyarakat Lebanon menyampaikan bahwa Padang, adalah saudara Lebanon dan tidak sendiri dalam menghadapi bencana tersebut. Di ujung suratnya, peserta Miss Universe dan Miss World 2009 ini mengharapkan agar bantuan tersebut dapat diprioritaskan untuk pembangunan gedung sekolah.
Dubes RI Lebanon mengharapkan bahwa dengan bantuan ini hubungan masyarakat Indonesia, khususnya Padang – Sumatera Barat dan Lebanon hendaknya semakin terbina dan meningkat pada masa datang. Pembangunan sekolah ini seyogyanya dapat menjadi awal perekat yang berguna untuk upaya peningkatan hubungan itu.
Pada acara penyerahan ini, didistribusikan juga CD dan DVD berisi lagu berjudul "Padang, don’t lose your hope" yang dinyanyikan oleh Rania Abi Nader, seorang artis remaja Lebanon dan Erwin Mursidi, salah seorang anggota Kontingen Garuda yang bertugas di Lebanon pada tahun 2009 lalu. Lagu tersebut menjadi lagu pengiring acara Malam Amal yang diselenggarakan KBRI.
Pesan lagu yang diciptakan oleh Dubes Hapsoro ini tak lain adalah memberi semangat dan menyeru kepada masyarakat Padang bahwa mereka tidak sendiri menghadapi bencana, saudara-saudara di Lebanon tak pernah melupakan mereka”. Dijelaskan oleh Dubes RI, lagu tersebut terinspirasi dari pesan yang disampaikan langsung oleh Miss Lebanon 2009, bahwa Lebanon adalah saudara masyarakat Padang yang siap membantu berbagai masalah yang dihadapi.
Menutup acara, Dubes RI dan Walikota Padang beserta Muspida lainnya silih berganti meletakan batu pertama fondasi pembangunan sekolah tersebut. Direncanakan, setelah pembangunan sekolah ini selesai 3 – 4 bulan datang, Miss Lebanon 2009 akan datang guna menyaksikan peresmian gedung sekolah yang akan diberi nama SD. No. 38 Lebanon (Sumber: KBRI Beirut)