<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0">
  <channel>
    <title>Info Penting di www.kemlu.go.id via RSS</title>
    <description>www.kemlu.go.id</description>
    <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Default.aspx?l=id</link>
    <lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2012 06:00:00 GMT</lastBuildDate>
    <docs>http://backend.userland.com/rss</docs>
    <generator>RSS.NET: http://www.rssdotnet.com/</generator>
    <item>
      <title>Daftar Lengkap 170 WNI Yang Selamat dari Peristiwa Tenggelamnya Kapal Costa Concordia</title>
      <description>
Seluruh ABK WNI berjumlah 170 orang selamat dari peristiwa tenggelamnya kapal Costa Concordia di Italia (13/1). Di bawah ini adalah nama-nama para ABK dimaksud.
 
Bagi kerabat atau sanak- saudara yang ingin mengetahui kondisi para ABK tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma telah membuka Posko yang dapat dihubungi di nomor +39-06-420099101.
 
1 Abdul Abdul Karim2 Abdurachman 3 Achmad Fausih4 Adiasa I Nengah5 Ahdiyat Teten6 Alit Setia Arjana Kadek7 Amir Mohammad8 Amrizal Dedi9 A</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=84&amp;l=id</link>
      <pubDate>Mon, 16 Jan 2012 06:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Imbauan Ketiga Waspada Banjir bagi WNI di Thailand*</title>
      <description>
(HIMBAUAN INI SUDAH DICABUT/TIDAK BERLAKU*)
 
Sebagai kelanjutan dari dua himbauan sebelumnya pada tanggal 11 dan 20 Oktober 2011, disampaikan hal-hal sebagai berikut: 
 
1. Seperti dimaklumi situasi banjir dalam dua hari terakhir telah menggenangi sebagian kota Bangkok, khususnya di wilayah utara dan barat seperti Don Muang, Laksi, Sai Mai, Nontha Buri dan Thon Buri. Masuknya banjir di kota Bangkok disebabkan antara lain oleh dibukanya pintu-pintu air dan penahan banjir oleh Pemerintah se</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=83&amp;l=id</link>
      <pubDate>Fri, 28 Oct 2011 04:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Himbauan Kedua: Waspada Banjir Bagi WNI di Bangkok dan Sekitarnya</title>
      <description>Sebagai kelanjutan dari himbauan sebelumnya tanggal 11 Oktober 2011, dengan hormat disampaikan sebagai berikut: 
 
1. Melihat pada situasi terkini banjir yang terjadi di Bangkok dan sekitarnya serta pengumuman dari Pemerintah Thailand, perkembangan terakhir menyebutkan aliran air sudah menggenangi sebagian kota Bangkok. Sampai saat ini, pusat kota Bangkok masih terhindar dari banjir karena adanya penguatan tembok penahan banjir di utara Bangkok. Warga Bangkok tetap dalam keadaan waspada terhad</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=82&amp;l=id</link>
      <pubDate>Thu, 20 Oct 2011 06:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Himbauan Waspada Banjir kepada WNI di Thailand</title>
      <description>
Berdasarkan peringatan yang disampaikan oleh Perdana Menteri Yingluck Shinawatra sebelumnya mengenai meluasnya banjir di berbagai propinsi dan kemungkinan dilakukannya evakuasi di Bangkok, serta berdasarkan pengumuman Gubernur Bangkok, tanggal 10 Oktober 2011 mengenai kemungkinan kota Bangkok akan terkena bencana banjir yang disebabkan oleh 3 (tiga) ancaman potensial, yaitu : hujan badai (rain-storms), meluapnya air di bagian hulu sungai (water runoff from upriver), dan gelombang pasang dari t</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=81&amp;l=id</link>
      <pubDate>Thu, 13 Oct 2011 04:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Pulihnya Kondisi Keamanan di Inggris Pasca Kerusuhan di Beberapa Kota</title>
      <description>Berdasarkan hasil pantauan KBRI London, dilaporkan bahwa kondisi keamanan di London dan di beberapa kota lainnya di Inggris yang mengalami kerusuhan pada tanggal 8 Agustus 2011 yang lalu telah pulih sepenuhnya. Pihak kepolisian Inggris saat ini terus menjalankan pencarian dalam rangka menangkap para tersangka pelaku kerusuhan dan penjarahan. Sejauh ini, sekitar 1.500 orang di daerah London dan ratusan orang lainnya di beberapa kota seperti Manchester; Liverpool; Bristol, telah ditangkap dan dipr</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=80&amp;l=id</link>
      <pubDate>Wed, 24 Aug 2011 07:15:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Imbauan WNI di Libya</title>
      <description>
Pemerintah Indonesia terus mengikuti dengan seksama seluruh perkembangan politik dan keamanan yang terjadi di Libya saat ini. Sehubungan dengan keberadaan beberapa WNI di Libya, Pemerintah Indonesia menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
 
1. Mengimbau kepada seluruh WNI di Libya agar terus waspada, menjauhi tempat-tempat terjadinya konflik dan tidak turut serta dalam konflik internal yang terjadi di Libya saat ini.
 
2. Meminta kepada seluruh WNI yang masih berada di Libya untuk berlindung</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=79&amp;l=id</link>
      <pubDate>Tue, 23 Aug 2011 10:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Tanggapan atas Berita yang Dimuat pada Situs www.vhrmedia.com</title>
      <description>
Kepada YthPimpinan Redaksi VHR Media.comdi Jakarta
Perihal : Tanggapan Atas Berita dengan Judul "Kemenlu: Perlindungan TKI Bukan Tanggung Jawab Negara"
 
Terkait dengan dimuatnya berita yang berjudul "Kemenlu: Perlindungan TKI Bukan Tanggung Jawab Negara", bersama ini saya sampaikan bahwa judul berita tersebut merupakan kesimpulan sepihak yang tidak sesuai dengan paparan yang saya sampaikan dalam acara Forum Dialog yang diselenggarakan Kantor Berita Antara pada tanggal 1 Juli 2011. Judul te</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=77&amp;l=id</link>
      <pubDate>Sun, 03 Jul 2011 00:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Himbauan kepada WNI yang berada di atau yang bermaksud melakukan kunjungan ke Yaman</title>
      <description>
 

Dengan pertimbangan makin tidak stabilnya situasi keamanan di Yaman sebagai akibat dari krisis politik yang berkepanjangan dan dipandang telah mencapai tingkat yang dapat membahayakan keselamatan WNI, Pemerintah Indonesia menyampaikan himbauan sebagai berikut:
 
1.   Agar WNI tidak melakukan kunjungan ke Yaman sekiranya tidak terdapat keperluan yang sangat penting atau mendesak sampai kondisi politik dan keamanan dipandang telah pulih dan kondusif. Sekiranya kunjungan tersebut benar-ben</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=76&amp;l=id</link>
      <pubDate>Fri, 01 Jul 2011 08:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Himbauan Mewaspadai bentuk Penipuan Internasional</title>
      <description>Sehubungan dengan maraknya terjadi penipuan lintas batas negara yang memakan korban masyarakat Indonesia dengan jumlah kerugian yang tidak sedikit, maka dengan ini Kementerian Luar Negeri menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai berbagai bentuk penipuan internasional, antara lain:
 
a.     lming-iming Menerima Kiriman Paket dari Luar Negeri
Korban menerima kabar bahwa ybs menerima kiriman paket berisi barang-barang berharga dari luar negeri, namun karena paket tersebut</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=75&amp;l=id</link>
      <pubDate>Thu, 09 Jun 2011 11:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Pemberlakuan Sistem Pendataan Biometrik oleh Pemerintah Malaysia</title>
      <description>
Kementerian Dalam Negeri Malaysia, melalui Departemen Imigrasi Malaysia, memberlakukan peraturan keimigrasian baru yaitu sistem baru pendataan orang asing secara biometrik. Terhadap setiap warga negara asing yang memasuki wilayah Malaysia, baik melalui darat, transportasi udara, serta laut akan  dilakukan pengambilan sidik jari (biometric finger print) dari kedua ibu jari dan kelingking oleh pihak Imigrasi Malaysia di seluruh titik masuk (entry point)ke Malaysia. Pemberlakuan peraturan ini dik</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=74&amp;l=id</link>
      <pubDate>Wed, 08 Jun 2011 02:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>The Second Session of Like Minded Countries Meeting on the Protection of Genetic Resources, Traditional Knowledge and Folklore</title>
      <description> 
MEDIA ACCREDITATION APPLICATION FORM AND GENERAL INFORMATION FOR MEDIA (Klik Disini) </description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=73&amp;l=id</link>
      <pubDate>Tue, 07 Jun 2011 10:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Outcome KTT ke-18 ASEAN</title>
      <description> 
&amp;quot;Klik Disini untuk selengkapnya&amp;quot;</description>
      <link>http://www.kemlu.go.id/Pages/Highlights.aspx?IDP=72&amp;l=id</link>
      <pubDate>Fri, 20 May 2011 10:00:00 GMT</pubDate>
    </item>
  </channel>
</rss>
