Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Perwakilan

Pakar marketing dunia, Philip Kotler: Sukses Indonesia terapkan Prinsip Marketing 3.0

Kamis, 17 Juni 2010

PhilipKotler

Pakar Marketing ternama kelas dunia, Philip Kotler dan pakar Marketing ternama Indonesia, Hermawan Kartajaya pada tanggal 15 Juni 2010 bertempat di Kellogg School of Management, Northwestern University, Evanston, Greater Chicago mempromosikan Indonesia dalam acara malam kesenian Indonesia yang dikemas menjadi satu dengan peluncuran buku “Marketing 3.0” dan pendirian Museum Marketing di Ubud, Bali. Acara ini merupakan kerjasama antara Konsulat Jenderal RI Chicago dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI dan MarkPlus Inc.

 

Malam kesenian Indonesia dan peluncuran buku berlangsung sukses dan dihadiri oleh sekitar 120 undangan yang terdiri dari pakar-pakar marketing Amerika, akademisi, pejabat pemerintahan, mahasiswa pasca-sarjana, dan pengusaha, diantaranya adalah tamu undangan khusus yang datang dari beberapa negara, yaitu Singapura, India, dan Dubai, dan Indonesia. Direktur MICE, Kembudpar RI, Nia Niscaya hadir mewakili Kembudpar RI didampingi oleh presenter Metro TV, Desi Anwar yang meliput acara ini.

 

Professor Philip Kotler yang memandu keseluruhan acara mengawalinya dengan memperkenalkan Indonesia dengan berbagai potensi-nya di bidang seni budaya, pariwisata dan ekonomi. Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga setelah Amerika Serikat dan India, Indonesia di bawah pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dikatakan mengalami kemajuan ekonomi yang pesat beberapa tahun terakhir karena keberhasilannya menjalankan Marketing 3.0 yang berlandaskan prinsip 3 P yaitu "profit, people, and planet". Pemerintahan SBY dinilai berhasil membangun perekonomian yang bermanfaat, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus ramah lingkungan.

 

Marketing 3.0 merupakan konsep pemasaran yang mencoba memenangkan pikiran, hati dan jiwa konsumen. Organisasi yang menjalankan Marketing 3.0 mempunyai visi, misi dan nilai-nilai  yang sesuai dengan konsep 3 P.

 

Buku “Marketing 3.0: from Product to Customers to the Human Spirit” adalah buku terbaru karya Philip Kotler, Hermawan Kartajaya dan Iwan Setiawan yang berdasarkan permintaan telah diterjemahkan ke dalam 17 bahasa resmi beberapa negara, antara lain Indonesia, Brazil, Portugal, Polandia, Yunani, Taiwan, Jepang, Korea Selatan.

 

Selain memperkenalkan Indonesia dan buku Marketing 3.0, Philip Kotler dan Hermawan Kartajaya juga menyampaikan rencana pendirian Museum Marketing 3.0 yang secara resmi akan dibuka pada bulan Mei 2011 mendatang di Ubud, Bali. Museum ini akan menjadi museum marketing pertama di dunia yang dibangun di Indonesia. Museum ini hanya akan menampilkan perusahan-perusahaan AS pilihan yang dianggap sukses dalam menjalankan Marketing 3.0, antara lain Mayo Clinics, SC Johnson, Timberland, Whole foods, dan The Body Shop.

 

Hermawan Kartajaya dalam presentasinya antara lain mengatakan bahwa Indonesia kini merupakan salah satu negara yang perekonomiannya terbesar di Asia, bahkan menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk sebagai anggota G-20 (kelompok 20 negara dengan perekonomian terbesar di dunia).

 

Philip Kotler dan Hermawan Kartajaya sejak tahun 2009 telah dipilih oleh Kementerian  Kebudayaan dan Pariwisata RI sebagai “Duta Besar Indonesia untuk Pariwisata” untuk membantu mempromosikan dan memasarkan potensi Indonesia kepada dunia. Gelar tersebut sebelumnya pernah diberikan kepada konglomerat AS, Bill Gates pada tahun 2007.

 

Acara ini dimeriahkan dengan penampilan gamelan Jawa KJRI Chicago dan beberapa tarian tradisional Indonesia yang dibawakan oleh para penari Indonesia dan penari Amerika binaan KJRI Chicago serta acara Angklung interaktif yang dipandu oleh seniwati asal Bandung, Ika Widyasari. Para undangan dilatih memainkan angklung dengan membawakan beberapa lagu, antara lain the Prayer, Over the Rainbow dan Bengawan Solo.  Untuk mendukung promosi, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago menampilkan stand promosi produk Indonesia dengan memperkenalkan batik, kerajinan tangan dan beberapa produk komiditi utama Indonesia, seperti kopi, karet, dan sebagainya.

 

Para undangan nampak sangat terkesan dengan keseluruhan acara yang ditampilkan. Kepada para penonton dibagikan selendang batik dan tas batik berisi angklung, DVD pariwisata Indonesia, buku promosi Ubud, dan brosur produk Indonesia (Sumber: Pensosbud/ KJRI Chicago)

 




Kantor KJRI Chicago


Chicago



running1running2running3running4running5
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan