Siaran Pers
| |
|
|
TENTATIVE LIST OF INTERNATIONAL HUMANITARIAN ASSISTANCE FOR DISASTER AREAS IN THE PROVINCES OF ACEH AND NORTH SUMATRA
|
Kamis, 30 Des 2004
Materi tersedia dalam bahasa Inggris...
|
|
|
DEPARTMENT OF FOREIGN AFFAIRS SETS UP A SPECIAL WORKING GROUP FOR NATURAL DISASTER RELIEF
|
Senin, 27 Des 2004
|
|
|
SEMINAR â??KEBIJAKAN PEMBANGUNAN INDONESIA DI ERA GLOBALISASI DAN LIBERALISASI PERDAGANGANâ? PELUNCURAN BUKU SERI TERJEMAHAN PERSETUJUAN-PERSETUJUAN WTO
|
Minggu, 26 Des 2004
No. 89/PR/XII/2004
Departemen Luar Negeri RI cq. Direktorat Jenderal Multilateral Ekubang akan menyelenggarakan Seminar dengan tema: Kebijakan Pembangunan Indonesia di Era Globalisasi dan Liberalisasi Perdagangan, bertempat di Ruang Kalimantan, Shangri-La Hotel, Jakarta pada tanggal 17 Desember 2004 mulai pukul 09:00 sampai selesai. Pada kesempatan yang sama juga akan diselenggarakan Peluncuran Buku Seri Terjemahan Persetujuan-persetujuan WTO.
Seminar akan diawali sambutan dari Direktur Jende...
|
|
|
LOKAKARYA NASIONAL MENGENAI â??PERAN SEKTOR BISNIS DALAM PEMENUHAN, PEMAJUAN DAN PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIAâ? JAKARTA, 20-21 DESEMBER 2004
|
Kamis, 16 Des 2004
No. 91/XII/2004
Departemen Luar Negeri Republik Indonesia akan menyelenggarakan Lokakarya Nasional mengenai “Peran Sektor Bisnis dalam Pemajuan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia di Indonesia” di Hotel Borobudur, Jakarta, pada tanggal 20-21 Desember 2004.
Lokakarya tersebut diselenggarakan untuk mengkaji teori dan praktek dalam rangka meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab sektor bisnis dalam pemajuan hak asasi manusia, terutama di Indonesia. Lokakarya akan membahas topik-topik terkait, y...
|
|
|
RAPAT KERJA PIMPINAN DEPARTEMEN LUAR NEGERI DAN PARA KEPALA PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA Jakarta, 13 - 17 Desember 2004
|
Senin, 13 Des 2004
No.86/PR/XII/2004
1.Hubungan dan politik luar negeri merupakan sektor penting yang dapat menunjang pencapaian prioritas-prioritas Pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang Iebih aman dan damai, demokratis, adil dan sejahtera. Melalui kerjasama internasional sumber-sumber daya untuk mendukung pencapaian priorita-prioritas itu dapat diperoleh. Untuk menetapkan suatu strategi hubungan dan kerjasama internasional yang berhasil guna, diperlukan upaya identifikasi berbagai kendala dan peluang ba...
|
|
|
DEPLU MEMBERIKAN BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA ALOR DAN NABIRE
|
Jumat, 10 Des 2004
No. 87/PR/XII/2004
Sebagai bentuk kepedulian Jajaran Departemen Luar Negeri akan korban bencana alam di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan di Nabire, Papua, Departemen Luar Negeri telah menyumbang bantuan kepada korban bencana gempa di Alor dan Nabire, masing-masing Rp. 50.000.000,00. Bantuan untuk korban Alor diserahkan kepada Sekretariat Satkorlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBT) Propinsi NTT, yang diwakili oleh Wakil Sekretaris Satkorlak Penananggulangan Bencana dan Pengungsi NT...
|
|
|
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI WARGA KAMPUNG ALOR, DILI
|
Rabu, 08 Des 2004
No. 82/PR/XII/2004
1.Masalah yang dihadapi kelompok warga asal Indonesia yang tinggal di lingkungan Mesjid An-Nur, Kampung Alor, Dili, Timor Leste yang telah dideportasi ke Indonesia, (secara bertahap pada tanggal 20 November, 30 November, 1 Desember, dan 4 Desember 2004) adalah bagian dari masalah residual yang merupakan konsekwensi dari berdirinya Timor Leste sebagai negara berdaulat. Masalah residual lainnya misalnya antara lain menyangkut pengungsi; kepemilikan aset publik, swasta dan pe...
|
|
|
Penyelenggaraan â??National Seminar on Comprehensive Nuclear Test Ban Treatyâ? Jakarta, 6-7 Desember 2004
|
Senin, 06 Des 2004
No. 78/PR/XII/2004
Departemen Luar Negeri Indonesia dalam hal ini Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata, bekerjasama dengan Preparatory Commission for Comprehensive Test Ban Treaty Organization, akan menyelenggarakan “National seminar on Comprehensive Nuclear Test Ban Treaty” pada tanggal 6-7 Desember 2004 di Jakarta.
Seminar Nasional ini diselenggarakan sebagai bagian dari sosialisasi mengenai Comprehensive Nuclear Test Ban Treaty (CTBT) atau Traktat Uji Coba Menyeluruh Sen...
|
|
|
Kesepakatan Kerjasama antara Pemerintah Indonesia (NAM CSSTC) dan UNEP Bali, 3 Desember 2004
|
Jumat, 03 Des 2004
No. 77/PR/XII/2004
Pada hari Jumat, tanggal 3 Desember 2004, Pemerintah Republik Indonesia telah menandatangani kesepakatan kerjasama dalam bentuk Letter of Intent (LoI) dengan the United Nations Environment Programme (UNEP). Penandatanganan tersebut dilaksanakan disela-sela sidang ketiga UNEP mengenai “high-level open-ended inter-gorvernmental working group on an inter-governmental strategic plan for technology support and capacity building” yang berlangsung di Hotel Intercontinental Jimbara...
|
|
|
Indonesia-Australia bekerjasama dengan Muhammadiyah menyelenggarakan suatu Dialog mengenai Kerjasama Lintas Agama
|
Kamis, 02 Des 2004
No. 76/PR/XI/2004
Departemen Luar Negeri Republik Indonesia dan Departement Luar Negeri dan Perdagangan Australia, bekerjasama dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, akan menyelenggarakan suatu konperensi dengan tema “Dialogue on Interfaith Cooperation: Community Building and Harmony” di Sheraton Mustika Yogyakarta Hotel pada 6-7 December 2004.
Konperensi tersebut akan dibuka oleh Presiden RI, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, dimana upacara pembukaan tersebut juga akan dihadiri oleh Menteri ...
|
|
|
LOKAKARYA KE-14 MENGENAI PENGELOLAAN POTENSI KONFLIK DI LAUT CHINA SELATAN KE-14 (LOKAKARYA LCS)BATAM, 24-28 NOVEMBER 2004
|
Rabu, 24 Nop 2004
No. 74/PR/XI/2004
Lokakarya ke-14 mengenai “Pengelolaan Potensi Konflik di Laut China Selatan” (Lokakarya LCS) telah dibuka oleh Gubernur Propinsi Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah pada tanggal 24 November 2004. Lokakarya yang difasilitasi oleh Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Departemen Luar Negeri bekerjasama dengan Pusat Studi Kawasan Asia Tenggara diadakan di Batam, Kepulauan Riau, dari tanggal 24-28 November 2004. Lokakarya LCS dihadiri oleh para experts dari berbagai Neg...
|
|
|
KUNJUNGAN KERJA PM SINGAPURA KE INDONESIA 8 â?? 9 NOVEMBER 2004
|
Senin, 08 Nop 2004
No. 71/PR/XI/2004
Perdana Menteri Singapura Mr. Lee Hsien Loong akan melakukan Kunjungan Kerja (Working Visit) ke Indonesia pada tanggal 8 – 9 November 2004. Kunjungan PM Lee Hsien Loong ke Indonesia ini merupakan kunjungan substantif pertama kali dalam kapasitasnya sebagai perdana menteri. Hal ini mencerminkan keinginan Singapura untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama bilateralnya dengan Indonesia.
PM Lee Hsien Loong yang dilantik sebagai perdana menteri baru Singapura pada tanggal 12 Agu...
|
|
|
Kunjungan H.E. Mr. Tang Jiaxuan sebagai Special Envoy dari Presiden RRC, H.E. Mr. Hu Jintao ke Indonesia
|
Jumat, 05 Nop 2004
No. 70/PR/XI/2004
1.State Councillor of the State Republik Rakyat China, H.E. Mr. Tang Jiaxuan telah diutus sebagai Special Envoy dari Presiden RRC, H.E. Mr. Hu Jintao untuk berkunjung ke Indonesia pada tanggal 4-6 November 2004.
2.Pada kunjungan ini, State Councillor Tang telah melakukan kunjungan kehormatan dan pertemuan dengan Presiden RI, Wakil Presiden RI, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, serta Menteri Luar Negeri RI.
3.Dalam kunjungan kehormatan ke Presiden ...
|
|
|
Pemerintah Indonesia Menyampaikan Ucapan Selamat kepada Presiden George W. Bush dan Wakil Presiden Richard B. Cheney
|
Kamis, 04 Nop 2004
No. 69/PR/XI/2004
Pemerintah Indonesia telah mengamati dari dekat pemilu presiden dan wakil presiden Amerika Serikat yang berlangsung pada tanggal 2 November 2004. Kami menyampaikan selamat kepada rakyat Amerika Serikat atas pemilu, yang telah berlangsung dengan jumlah pemilih terbesar dalam sejarah modern Amerika.
Pemerintah Indonesia juga menyampaikan selamat kepada Presiden George W. Bush dan Wakil Presiden Richard B. Cheney karena mereka telah terpilih kembali. Kami sampaikan harapan ...
|
|
|
KUNJUNGAN DELEGASI TINGKAT MENTERI TROIKA UE KE INDONESIA, 27-28 OKTOBER 2004
|
Rabu, 27 Okt 2004
No. 68/PR/X/2004
Delegasi Troika Uni Eropa (UE) akan melakukan kunjungan ke Indonesia tanggal 27-28 Oktober 2004. Delegasi dipimpin oleh Menlu Belanda, Mr. Bernard Bot, selaku pemegang presidensi UE, dengan disertai oleh Menteri Urusan Luar Negeri dan Imigrasi Luxembourg, pejabat Komisi Eropa, Wakil Khusus Dewan UE untuk urusan terorisme, dan Wakil Menteri Perekonomian Belanda. Kunjungan yang dilaksanakan beberapa hari setelah pelantikan Presiden RI mencerminkan komitmen Uni Eropa untuk meningk...
|
|
|
|
|