Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Utama

ASEAN dan Uni Eropa Kolaborasi Hadapi Krisis

Jumat, 27 April 2012

Indonesia menyampaikan pentingnya ASEAN dan Uni Eropa dapat berkolaborasi guna menghadapi dari krisis ekonomi global, khususnya yang terjadi di daratan Eropa saat ini. Hal tersebut dapat dilakukan melalui saling tukar pengalaman dan peningkatan kemitraan dalam mencapai kawasan yang lebih tahan terhadap krisis.

Demikian ditegaskan Menlu RI Marty M. Natalegawa pada
Pertemuan Tingkat Menteri ke-19 ASEAN-UE yang dilangsungkan di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam (26-27/04/2012).

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah melalui kerjasama di bidang energi.


Menlu Marty, dalam hal ini, mengajak pihak UE untuk bekerjasama dengan ASEAN dalam mempercepat implementasi ASEAN Plan of Action on Energy Cooperation (APAEC) tahun 2011-2015.

APAEC, menurut Marty, diharapkan dapat meningkatkan kemitraan ASEAN-EU guna mengeksplorasi sumber energi alternatif serta membahas upaya-upaya pemajuan efisiensi sumber daya energi.

“Harga minyak dan ketergantungan terhadap energi fosil adalah suatu masalah yang menyangkut kepentingan bersama ASEAN dan Uni Eropa,” ujarnya.

Selain itu, pertemuan juga secara intensif membahas perkembangan implementasi PoA ASEAN-UE (2011-2012) dan arah ke depan hubungan ASEAN-UE berdasarkan PoA yang baru (2013-2017).

Isu-isu di kawasan dan dunia yang menjadi perhatian bersama turut pula dibahas pada kesempatan tersebut. Hal ini meliputi perkembangan di Timur Tengah dan Afrika Utara, Laut China Selatan, pencabutan sanksi Myanmar, ekonomi global, tantangan keamanan seperti bajak laut, kejahatan lintas negara, cyber Security, perubahan iklim, ketahanan energi, dan hubungan para negara besar.

Pertemuan yang diketuai bersama oleh Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam dan Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE) serta dihadiri oleh para Menteri Luar Negeri negara anggota ASEAN dan Uni Eropa, menghasilkan 3 dokumen, yaitu:
1. Bandar Seri Begawan Plan of Action of the ASEAN-EU (Strategic) Partnership (2013-2017),
2. Joint Co-Chairmen Statement of the 19th ASEAN-EU Ministerial Meeting, dan
3. Joint press Release of the 19th ASEAN-EU Ministerial Meeting: 35 Years of Friendship and Cooperation.

Bandar Seri Begawan Plan of Action of the ASEAN-EU (Strategic) Partnership (2013-2017) merupakan dokumen yang berisikan norma-norma dasar dan prinsip bersama dalam upaya peningkatan dan penguatan kerja sama kedua kawasan yang dilandasi kesepakatan dalam Nuremberg Declaration.

Dokumen tersebut akan digunakan sebagai panduan dalam pemajuan kerja sama, pemeliharaan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kedua kawasan selama 5 tahun ke depan.

Sedangkan dokumen Co-Chair’s Statement of the 19th ASEAN-EU Ministerial Meeting, antara lain memuat isu Myanmar, dimana ASEAN dan UE menyambut baik proses demokratisasi di Myanmar dan hasil pemilihan by-Election pada tanggal 1 April 2012 sebagaimana tercermin di dalam.

Sementara itu, Joint press Release of the 19th ASEAN-EU Ministerial Meeting: 35 Years of Friendship and Cooperation menjelaskan tentang komitmen baru UE terhadap ASEAN sebesar € 20 juta dalam rangka memperingati hubungan kerja sama ASEAN dan UE yang telah terbina selama 35 tahun melalui 2 program kerja, yaitu ASEAN Reginal Integration Support by the EU (ARISE) dan Regional EU-ASEAN Dialogue Instrument (READI).

Rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri ke-19 ASEAN-UE sebelumnya didahului dengan Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi ASEAN-UE (23-25/4/2012) untuk melakukan finalisasi dokumen-dokumen yang akan dihasilkan pada Pertemuan Tingkat Menteri. Delegasi RI dalam pertemuan ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN/Ketua SOM ASEAN-Indonesia, I Gusti Agung Wesaka Puja. (Sumber: Ditjen. KS ASEAN/Ed. PY)








AksesPPTM 2013Majalah QuAsDiplomasi Indonesia 2010Pidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. Natalegawa
ASEAN Selayang PandangLPSEPedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh PemdaPerpustakaan Ali Alatas
Ayo Kita Kenal ASEANPusdiklatStrategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017Proses dan Tata CaraMarket Info dan Info Pasar
MDGs ReviewPerpustakaan Hukum Kementerian Luar NegeriSekretariat Kabinet Museum Konferensi Asia AfrikaTDRMC
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan