Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Utama

Indonesia – Norwegia Bangun Kerjasama Pemajuan HAM

Rabu, 20 Oktober 2010

Indonesia bersama Norwegia akan bekerjasama untuk meningkatkan Promosi dan Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) kedua negara dan untuk merumuskan rekomendasi konkret bagi program Pemajuan HAM di Indonesia. Bentuk kerjasama tersebut akan dibahas dalam pertemuan dua hari (20-21/10) Dialog HAM ke-9 Indonesia - Norwegia di Jakarta.


Pertemuan ini membahas beberapa topik yaitu Human Rights and the Military, the Rights of the Child, dan Interfaith Dialogue and Culture of Tolerance.  Pertemuan ini merupakan tindak lanjut Dialog HAM ke-8 yang diselenggarakan di Oslo, Norwegia pada tahun 2009.

Membuka pertemuan, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Duta Besar Retno L.P. Marsudi yang bertindak sebagai Ketua Delegasi Indonesia menyampaikan Dialog HAM ini adalah salah satu bentuk kerjasama penting kedua negara yang telah dibangun selama hampir satu dekade. “Isu HAM yang dahulu dianggap isu sensitif, dijadikan kedua negara sebagai sumber untuk mempereat kerjasama”, tegasnya.


Sementara itu, ketua delegasi Norwegia,  Wakil Menlu Erik Lahnstein dalam sambutannya menyampaikan terciptanya kesepahaman bersama antara RI dan Norwegia dalam beberapa isu HAM. Ia juga memberikan  apresiasi tinggi atas peningkatan peran Indonesia dalam kerjasama global.


Konsep HAM  bukanlah konsep baru bagi Indonesia. Upaya pemajuan HAM merupakan prioritas penting mengingat hal ini diamanatkan oleh konstitusi dan undang undang Indonesia.

Salah satu implementasinya adalah dengan pengesahan Rencana Aksi Nasional HAM (RANHAM) yang disahkan melalui Keputusan Presiden No.40 tahun 2004. Demikan dinyatakan dalam  Sambutan Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, yang dibacakan oleh Wakil Menlu RI, Triyono Wibowo

“Indonesia saat ini adalah menjadi Indonesia baru, hasil proses reformasi yang telah berjalan baik selama 10 tahun”, tambah Dirjen Retno Marsudi. Dalam lingkup bilateral, Indonesia adalah salah satu negara yang mempromosikan pendirian ASEAN Human Rights Body in ASEAN untuk pemajuan HAM di kawasan Asia Tenggara.


Hasil rekomendasi Dialog HAM ke-9 akan dipakai sebagai titik tolak pelaksanaan Dialog HAM ke-10 yang diharapkan dapat menghasilkan terobosan dalam peningkatan kerjasama promosi HAM RI-Norwegia.


Field Visits Dialog
HAM ke-9


Sebelum memulai pertemuan hari ini, kemarin (19/10) para peserta mengikuti field visits ke beberapa tempat di Jakarta terkait dengan topik yang akan dibahas. Beberapa tempat yang dikunjungi adalah Museum Keprajuritan TNI di TMII disertai presentasi mengenai kurikum HAM pada TNI AD untuk Kelompok Kerja Militer dan HAM, kunjungan ke Jakarta Islamic Center, Kampung Tugu Jakarta Utara, dan Pura Hindu di Rawamangun untuk Kelompok Kerja Interfaith serta kunjungan ke Panti Sosial Marsudi Putra Handayani di Cipayung untuk Kelompok Kerja Hak Anak.

Dialog HAM ke-9 ini semula akan diadakan di Jakarta pada 28-30 April 2010, namun atas permintaan Norwegia, ditunda hingga Oktober 2010 karena adanya gangguan debu akibat letusan gunung api di Islandia pada jalur penerbangan di Eropa pada akhir April 2010.(Sumber : Dit.Eropa Barat/Dit.Infomed/ DGL)

Galeri Foto "Klik Disini"







AksesInvitesPPTM 2013Majalah QuAsPengumuman Rekrutmen CPNS Kemlu Tahun Anggaran 2013
Pidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. NatalegawappidDiplomasi Indonesia 2013ASEAN Selayang PandangLPSE
Pedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh PemdaPerpustakaan Ali AlatasPeluangAyo Kita Kenal ASEAN
QuAs edisi 4BSBI 2014PusdiklatStrategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017Buletin Komunitas ASEAN
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan