Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Utama

Kopi, Teh dan Coklat Indonesia Masih Dicari

Rabu, 09 Juni 2010

Pameran kopi, teh dan coklat
Pameran internasional pertama untuk komoditi kopi, teh dan coklat dalam satu atap, Coteca, telah berlangsung di Hamburg (4-6/6). Setelah dibuka secara resmi oleh Dubes RI Berlin, Eddy Pratomo dengan didampingi oleh Mr. Bernd Aufderheide, Presiden Hamburg Messe & Congress GmbH, stand Indonesia ramai dikunjungi oleh para pengunjung.
Sebagian besar dari pengunjung ini adalah para importir, trader atau broker, pemilik kafe, dan roaster dari berbagai negara seperti Jerman, Inggris, USA, Lebanon, Serbia, Polandia, dan lain sebagainya. Mereka datang ke stand Indonesia untuk mencari biji kopi, coklat atau daun teh berkualitas dari Indonesia.

Selama tiga hari pameran dilaksanakan, stand Indonesia dikunjungi oleh lebih dari 1.800 orang pengunjung. Dari keseluruhan pengunjung tersebut, tercatat 188 orang merupakan prospective buyers yang telah sepakat untuk menindaklanjuti transaksi bisnis dengan para co-exhibitor Indonesia pasca pameran.

Selain itu untuk masing-masing komoditi tercatat adanya transaksi bisnis langsung di tempat dan akan dilakukan pengiriman kontainer setelah pameran sebanyak 15 (tiga belas) kontainer untuk biji kopi, 6 (enam) kontainer untuk biji coklat, dan 3 (lima) kontainer untuk teh. Total nilai transaksi yang dapat direalisasikan langsung pasca pameran tersebut mencapai US$ 568.000.

Stand Indonesia yang disponsori oleh KJRI Hamburg, KBRI Berlin dan ITPC Hamburg telah diisi oleh tujuh co-exhibitor dari Indonesia yaitu Asosiasi Eksportir Kopi dan Industri Indonesia, Asosiasi Teh Indonesia, Morning Glory Coffee International, Paris Van Java Specialty Coffee, KBP Chakra, NIVAG dan Nase Mulia.

Secara umum, para co-exhibitor Indonesia ini puas dengan hasil-hasil yang dicapai selama Coteca. Mereka telah bertemu dengan beberapa pembeli lama, sejumlah calon pembeli baru, serta menjalin komunikasi dengan masing-masing Sekjen Asosiasi kopi, teh maupun coklat Jerman. Menurut mereka hasil-hasil pembicaraan bisnis selama pameran akan segera ditindaklanjuti setibanya di tanah air.

Menurut Hamburg Messe, selaku penyelenggara Coteca, tercatat sekitar 3.000 pengunjung dari 25 negara hadir selama pameran berlangsung. Selain itu tercatat lebih dari 100 perusahaan yang berasal dari 17 negara memamerkan seluruh rangkaian value chain untuk ketiga komoditi tersebut.

Selain pameran, Coteca juga menyelenggarakan 2 hari konferensi internasional dengan menampilkan 30 pembicara dari 4 benua yang membahas arah perkembangan perdagangan kopi, teh dan coklat di masa depan. Coteca berikutnya akan diselenggarakan pada bulan Juni 2012. (sumber: KJRI Hamburg)






AksesInvitesPPTM 2013Majalah QuAsPengumuman Rekrutmen CPNS Kemlu Tahun Anggaran 2013
Pidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. NatalegawappidDiplomasi Indonesia 2013ASEAN Selayang PandangLPSE
Pedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh PemdaPerpustakaan Ali AlatasPeluangAyo Kita Kenal ASEAN
QuAs edisi 4BSBI 2014PusdiklatStrategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017Buletin Komunitas ASEAN
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan